Kronik TNI: Tentara Nasional Indonesia 1945-1949

Rp 59.000 Rp 53.100

Harus dicatat bahwa “fakta-fakta ringan” yang disajikan dalam buku ini bukannya tidak memiliki nilai historis. Fakta-fakta tersebut tetap memiliki nilai dan otentisitas sebagai sebuah fakta sejarah. Hanya saja, penulisan sejarah yang selama ini cenderung hanya menyoroti peristiwa-peristiwa besar membuat fakta-fakta tersebut seolah hanya menjadi fakta remeh dan tidak penting.

Oleh karena itu, penyajian fakta-fakta tersebut diharapkan dapat melengkapi penulisan sejarah yang lazim selama ini. Bukankah dalam setiap peristiwa besar tersimpan berbagai fakta-fakta kecil? Bukankah peristiwa besar itu sendiri tersusun dan beragam peristiwa kecil? Dengan ketelitian seorang pencatat, dan akurasi seorang sejarawan, penulis buku ini menyajikan kepada kita fakta-fakta, baik besar maupun kecil, berkaitan dengan sejarah dan perkembangan tentara kita.

Description

MOJOKSTORE.COM / Nonfiksi / Kronik TNI: Tentara Nasional Indonesia 1945-1949 (Aan Ratmanto)

+++

“Tentara hanya mempunyai kewajiban satu. Ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini. Lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh. Tunduk kepada pimpinan atasannya dengan ikhlas mengerjakan kewajibannya. Tunduk kepada perintah pimpinan itulah yang merupakan kekuatan dari suatu tentara.

Bahwa negara Indonesia tidak cukup dipertahankan oleh tentara saja. Maka perlu sekali mengadakan kerjasama yang seerat-eratnya dengan golongan serta badan-badan diluar tentara. Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.”

Amanat jenderal Soedirman dihadapan Konferensi TKR (Yogyakarta,12 November 1945)

***

Berbagai fakta ringan, namun menarik, yang lazimnya luput dari buku-buku sejarah disajikan dalam buku ini. Fakta-fakta seperti salam “merdeka” yang ternyata merupakan salam resmi yang ditetapkan melalui maklumat pemerintah. Tentang tentara Indonesia yang ternyata pada awalnya bermarkas di sebuah kamar hotel. Perihal pendirian maskapai penerbangan nasional yang modal awalnya berasal dari iuran rakyat.

Kisah pertempuran Surabaya yang menjadi satu-satunya medan pertempuran di dunia yang menewaskan seorang jenderal Inggris. Tentang adanya “Proklamasi Kedua” dari pemerintah Indonesia, disajikan dalam urutan kronologis, bahasa yang mudah dipahami, dan dilengkapi dengan gambar mengenai berbagai peristiwa bersejarah tersebut.

Additional information
Weight0.3 kg
Penulis

Aan Ratmanto

Penerbit

Matapadi

Tahun Terbit

2013

Jumlah Halaman

162

Dimensi

15,5 x 23,5 cm

Berat

0.32 kg

ISBN

9786021921876

Jenis Sampul

Soft Cover