Rumah Kopi Singa Tertawa

Rp 55.000,00

Rumah Kopi Singa Tertawa menyodorkan pertanyaan-pertanyaan sembari mengajak pembacanya tertawa, menangis, dan ikut bersama penulisnya mengopyok berbagai khazanah kebudayaan dunia dan menjadikannya kegilaan baru.

 

Out of stock

Description

Description

Apa yang akan kaulakukan jika tahu kapan dan bagaimana kematianmu datang, dosa lama menggetok kepala anak buta memanggilmu, novelmu segera diluncurkan sementara bentuk tubuhmu memalukan, tetanggamu selalu mengantar makanan yang tak pernah enak, orang yang kaubenci dimutilasi, terbelit Hukum Murphy, serangkaian kebetulan menyerangmu, atau terkena penyakit yang mengundang tawa?

Rumah Kopi Singa Tertawa menyodorkan pertanyaan-pertanyaan tersebut sembari mengajak pembacanya tertawa, menangis, dan ikut bersama penulisnya mengopyok berbagai khazanah kebudayaan dunia dan menjadikannya kegilaan baru.

Cerita-cerita yang ada dalam buku ini ditulis dalam kurun 1989-2011. Kecuali ‘Laki-laki di Ujung Jalan’, cerita yang lain pernah dimuat di media massa dalam bentuk yang sama attau sedikit berbeda. ‘Tiga Laki-laki dan Seekor Anjing yang Berlari’ dan ‘Telur Rebus dan Kulit Kasim’ ditukil dari novel Raden Mandasia si Pencuri Dagng Sapi.

P.S
Ada 20 cerita pendek di dalam kumcer ini

Additional information

Additional information

Weight 0.2 kg
Penulis

Yusi Avianto Pareanom

Penerbit

Banana

Tahun Terbit

2017

Jumlah Halaman

206

Dimensi

13.8 x 20.3 cm

Penyunting

Ardi Yunanto

Desain Sampul

Agung 'Abe' Natanael